Isu Global Warming dan 1000 Tanda tangan

Sunday, June 08, 2008

Aksi peduli global warming—reduce—recycle—reuse…kumpulkan 1000 tanda tangan dan teatrikal. Di Boulevard UNS, dan Gladak Ska, 2-3 Juni 2008.

Adakah hubungan antara peduli global warming dengan hanya 1000 tanda tangan??? 

Setahu saya, peduli global warming membutuhkan aksi nyata seperti tanam pohon, gak buang sampah sembarangan, jalan kaki—mengurangi pemakaian kendaraan, mengurangi pemakaian tisu dan kertas, itu kalau saya gak salah baca loh ya.

Terus terang baru pertama kali saya tahu ada yang bikin aksi peduli kayak gitu. Kalau dalam penelitian, hipotesis nolnya diterima tuh, artinya gak ada hubungan. 1000 tanda tangan sama artinya dengan kertas yang panjang dan besar, tinta pulpen yang banyak. Kertas diasumsikan dengan tisu toilet,,, salah satu penyebab global warming. Tinta pulpen pun demikian. Bahan kimia—nonorganik. Setelah kertas yang besar itu penuh tanda tangan trus mau diapain ya? Dimusiumkan? Apa iya sih museum rekor muri mau nampung? Atau ada sebagian dari peserta yang mau menyimpannya sebagai kenang-kenangan. Klo pulpen tuh dah abis buat bikin tanda tangan maka hasilnya adalah SAMPAH=diBUANG. It’s mean, semakin nambah jumlah sampah anorganik. Padahal global warming salah satunya disebabkan oleh SAMPAH yang GAK BISA DIMUSNAHKAN. Nah loh... 

Bumi ini butuh aksi nyata. Bukan hanya gombalisme dan NATO—no action talk only. Dan aksi tentang global warming gak perlu pake teriak2 gak karuan, turun ke jalan, nambah kerjaan polisi, dan bikin macet jalanan. Aksi global warming tuh benar2 sebuah kegiatan konkret untuk mencegah, atau paling gak mengulur waktu agar global warming gak semakin parah. Seperti yang saya bilang diatas kepedulian kita terhadap bumi ini misalnya: tidak membuang sampah sembarangan, menjaga tanaman disekitar kita tetap hijau(hidup), mengurangi penggunaan barang2 yang berpotensi sebagai penyebab parahnya GW, bikin kegiatan menanam pohon bersama disekitar kita, memanfaatkan barang2 bekas yang masih pantas agar lebih layak pakai, pokoknya praktikan " reduce, recycle, and re-use"

Dan tentu saja itu gak akan terjadi tanpa adanya kesadaran dari diri kita sendiri, so that, mulailah dari yang kecil dan sepele, mulai dari sekarang juga dan yang pasti mulailah dari diri kita sendiri.
Lets save our beloved earth…. 

sekedar celoteh dari orang awam, bisa diterima bisa juga gak


You Might Also Like

0 Comments

Thankyou very much for dropping by. Tapi maaf saya moderasi ya, untuk menghindari spam dan komen dg link hidup. Bila waktunya luang pasti akan saya balas dan kunjungi balik blog kalian :)

Friends

Community

Blogger Perempuan

Subscribe