Kadangkala saya suka memberi judul tulisan dengan bahasa inggris.
Walaupun saya belum terlalu serius dan berani untuk menulis keseluruhan isi tulisan dengan
bahasa tsb. Karena masih dalam masa memperdalam my english ability jadi sepatah
dua patah kata bolehlah ya... Impian saya memang memiliki blog/website
dengan tulisan full english. Moga2 terwujud sautu hari nanti. Hihi.
Surat dari Anne Ahira, seorang teman motivator dan tentunya moodboster ku...
"Bukan yang paling kuat yang bisa bertahan hidup, bukan juga yang paling pintar. Yang paling bisa bertahan hidup adalah yang paling bisa beradaptasi dengan perubahan." -
Charles Darwin
picture : disini
"Bukan yang paling kuat yang bisa bertahan hidup, bukan juga yang paling pintar. Yang paling bisa bertahan hidup adalah yang paling bisa beradaptasi dengan perubahan." -
Charles Darwin
Dear Tia
yang mudah beradaptasi,
Untuk bertumbuh, Anda perlu melakukan perubahan.
Suatu perubahan selalu menuntut pengorbanan Anda. Baik itu keuangan,
waktu, energi atau kreativitas. Kenyataannya, perubahan tanpa
pengorbanan bukanlah perubahan yang sebenarnya!
Sebagian
orang ada yang menganggap perubahan adalah pertumbuhan, sebagian
lagi ada yang beranggapan perubahan adalah penderitaan. Jika
Anda memandang perubahan itu sebagai pertumbuhan, apapun itu pengorbanannya
walaupun membuat Anda lebih sedikit menderita, ingat saja pada
hasil akhirnya.
Seekor ulat harus berjuang dalam kepompong
sebelum menjadi kupu-kupu cantik. Sebuah mutiara pun dihasilkan dari
pasir yang masuk ke dalam tubuh kerang yang halus. Untuk
menghasilkan mutiara cantik yang berharga ini, sebuah
kerang harus menahan sakit yang luar biasa.
Jika
Anda ingin merombak keadaan yang telah mapan, pakar manajemen
Tom Peters memberikan nasihatnya, "Jangan guncang
perahunya. Tenggelamkan dan mulailah bangun yang baru."
Kadang-kadang
Anda harus keluar dari zona aman dan memusnahkan yang lama untuk
mendapatkan sesuatu yang baru dan lebih baik.
Jangan
biarkan Anda lumpuh oleh ide-ide perubahan. Beradaptasilah. Lihatlah
sebagai peluang yang lebih menguntungkan.
picture : disini
Alhmdulillah… puji syukur kehadiratmu ya Allah… akhirnya keinginanku kesampaian, yaitu bisa punya HP baru. Maklum udah dua tahun lebih pake Hp lama, dan udah mulai rusak…>> sering ngehang, drop batrenya, gak bisa ditelpon—spekernya mati, tergores2, fiuuuhhhh parah bgt c putzzz kamu apain tuh Hp?? <<>

Nah pas ultahku ke-20 kemarin bapak ibu ngasih kado hape baru—terimakasih bapak ibu…. Hapenya Nokia 7610, jauh banget dari punyaku yang lama (SE J200i). pokonya seneng bgt… ada fasilitas MP3nya lagi so aku bisa naruh “obat hati “ disitu…
Hape ini semoga bikin aku jadi tambah semangat belajar,, cz gak gampang bete lagi kalo ada yang telpon, atau sms, kan gak eroran lagi… hehe..yang pasti hape ini udah kuja
njikan sebagai hape terakhirku sampai aku bisa beli sendiri pake uang sendiri juga. Pokonya serusak2nya, sampai aku mampu beli sendiri. Coz kutahu ni hape bukan barang murah, belinya dengan perjuangan, kalo bapak ibu dengan cari nafkah yang banyak, aku dengan belajar serius so nilaiku cukup buat ngajuin proposal penggantian Hape.. maklum bapak ibu emang ngajarinnya gitu, kalo mau sesuatu ya harus usaha dulu. Sebagai mahasiswa yang baru bisa aku lakukan ya cuman belajar,,
njikan sebagai hape terakhirku sampai aku bisa beli sendiri pake uang sendiri juga. Pokonya serusak2nya, sampai aku mampu beli sendiri. Coz kutahu ni hape bukan barang murah, belinya dengan perjuangan, kalo bapak ibu dengan cari nafkah yang banyak, aku dengan belajar serius so nilaiku cukup buat ngajuin proposal penggantian Hape.. maklum bapak ibu emang ngajarinnya gitu, kalo mau sesuatu ya harus usaha dulu. Sebagai mahasiswa yang baru bisa aku lakukan ya cuman belajar,,
" aja sira age-age nandangi pakaryan gedhe, utawa ngarep-arep tekane pakaryan kang gedhe, amarga pakaryan kang gedhe iku arang tekane. kang arep sira sandung iku pakaryan kang cilik-cilik. sira aja ngremehake marang pakaryan kang cilik-cilik iku, sebab yen sira durung kulina nandangi pakaryan kan gampang, kepriye anggonira bakal nandangi pakaryan kang angel. mulane samubarang kang tinemu ing tanganira, lakonana kalawan temen-temen ing ati suci, atasna awit karsaning Gusti, amarga ora ana pakaryan ing donya iki kang ora atas karsaning sang Pangeran, nadyan kang katone remeh pisan...."
-sasangka jati-
nasehat ini saya temukan di buku akuntansi biaya yang saya pinjem dari perpus pusat UNS. hehehe... maaf belum di kembalikan, pdhl udah telat hmpir sebulan =)
tahukah kamu artinya? kenapa saya kasih judul "tak sekedar nasihat"?
kata2 ini membuat saya sadar bahwa kita itu gak boleh meremehkan hal kecil terutama pekerjaan kecil yang kadangkala dianggap sepele. padahal siapa tahu pekerjaan kecil itu adalah sesuatu yang bisa memberi banyak manfaat pada diri kita dan orang lain. darimana datangnya pekerjaan besar dan berat kalau tidak dimulai dari adanya pekerjaan yang kecil??
intinya kita harus bisa menghargai apapun pekerjaan yang kita peroleh dan kita kerjakan. positif thinkinglah bahwa pekerjaan itu adalah dari Allah swt, yang dia berikan sesuai dengan kemampuan kita...
mungkin untuk para lulusan sarjana, kadang agak gengsi kalau dapat pekerjaan kecil, gaji kecil, dan parahnya mungkin belum sesuai bidang studi. Jika memang itu yang didapat, mungkin ada baiknya terima saja dulu. daripada nganggur. jadikan itu sebagai batu loncatan untuk mengarah pekerjaan yang lebih sesuai pada suatu hari nanti. iya apa ya?
yang penasaran artinya:
"jangan kamu terlalu berharap melakukan pekerjaan besar, atau menharap datangnya pekjerjaan besar, karena pekerjaan besar itu jarang datangnya. yang akan lebih sering kamu temui adalah pekerjaan kecil. kamu jangan meremehkan pekerjaan yang kecil itu, sebab jika kamu belum terbiasa mengerjakan pekerjaan mudah, bagaimana kamu bisa mengerjakan pekerjaan yang sulit dan besar. oleh karena itu pekerjaan apapun yang kamu dapatkan, jalani dengan seyakinnya dalam hati suci, serahkan pada yang maha kuasa, karena tidak ada pekerjaan di dunia ini yang tidak karena kehendak Allah swt, walaupun mungkin terkesan sepele sekalipun..."
-sasangka jati-
nasehat ini saya temukan di buku akuntansi biaya yang saya pinjem dari perpus pusat UNS. hehehe... maaf belum di kembalikan, pdhl udah telat hmpir sebulan =)
tahukah kamu artinya? kenapa saya kasih judul "tak sekedar nasihat"?
kata2 ini membuat saya sadar bahwa kita itu gak boleh meremehkan hal kecil terutama pekerjaan kecil yang kadangkala dianggap sepele. padahal siapa tahu pekerjaan kecil itu adalah sesuatu yang bisa memberi banyak manfaat pada diri kita dan orang lain. darimana datangnya pekerjaan besar dan berat kalau tidak dimulai dari adanya pekerjaan yang kecil??
intinya kita harus bisa menghargai apapun pekerjaan yang kita peroleh dan kita kerjakan. positif thinkinglah bahwa pekerjaan itu adalah dari Allah swt, yang dia berikan sesuai dengan kemampuan kita...
mungkin untuk para lulusan sarjana, kadang agak gengsi kalau dapat pekerjaan kecil, gaji kecil, dan parahnya mungkin belum sesuai bidang studi. Jika memang itu yang didapat, mungkin ada baiknya terima saja dulu. daripada nganggur. jadikan itu sebagai batu loncatan untuk mengarah pekerjaan yang lebih sesuai pada suatu hari nanti. iya apa ya?
yang penasaran artinya:
"jangan kamu terlalu berharap melakukan pekerjaan besar, atau menharap datangnya pekjerjaan besar, karena pekerjaan besar itu jarang datangnya. yang akan lebih sering kamu temui adalah pekerjaan kecil. kamu jangan meremehkan pekerjaan yang kecil itu, sebab jika kamu belum terbiasa mengerjakan pekerjaan mudah, bagaimana kamu bisa mengerjakan pekerjaan yang sulit dan besar. oleh karena itu pekerjaan apapun yang kamu dapatkan, jalani dengan seyakinnya dalam hati suci, serahkan pada yang maha kuasa, karena tidak ada pekerjaan di dunia ini yang tidak karena kehendak Allah swt, walaupun mungkin terkesan sepele sekalipun..."


