Pages

  • Home
  • About Me
  • Halo Ahza!
  • Travel Notes

ad astra per aspera

.... then which of the favours of your Lord will ye deny?


saya sudah menikah sejak 2013. berarti sudah dua tahun lebih ya, dan hampir tiga tahun di april tahun ini. kata orang, sebelum mencapai usia 5 tahun, pernikahan itu ibarat balita yang masih unyu-unyu. masih sering ribut2 kecil, kedewasaan yang belum genap, pemikiran masih belum ruwet2 amat dan lain-lain. tapi alhamdulillah, meski begitu saya sih ngerasanya sampai saat ini everything went well. baik-baik saja dan normal.

nah selama dua tahun pertama menikah, saya harus menjalani ldr karena mas suamik ada tugas. awal-awal memang berat. tapi, berkat teknologi komunikasi yang semakin canggih, lama-lama saya biasa aja, toh masih tetap bisa ngobrol atau chating setiap saat pas waktu luang. makasih banget sama berbagai aplikasi chating dan sosial media yang tersebar banyak banget di jagat maya *salimsatu2keowner*. efek negatifnya palingan jadi geregetan kalau kelupaan naruh hape dimana. hahaha. terus kalau ditanya kangen gak, yaelaah... ya pastilah! gak perlu nanya begitu.

karena ldr itulah, saya dan cimas sepakat untuk mempunyai anak setelah ldr selesai. pertimbangan cimas biar saya bisa menikmati bekerja dulu, mencari pengalaman, ilmu, teman dll. biar gak bosen dan bete karena kan sendirian ya... pun, waktu ditinggal saya sehari-hari tinggal di kosan yang jaraknya cuma 10 menit dari kantor. alhasil rumah didiamkan begitu saja selama 2 tahunan sampai hampir busuk. hihihi. cimas kan juga pengen mengikuti proses dari a ke z proses kehamilan sampai melahirkan. berjuang bersama gito loh, biar gue engga makin rusuuh. :P

sekarang kan udah 2016 ya, mau gak mau saya harus menyudahi petualangan berdua paska ldr. umur juga makin nambah tua. so, euforia must be moved to another real happiness. target punya anak ditahun ini udah terpampang nyata. ortu, sodara dan kerabat juga udah pakai toak kalau nanya. berarti saatnya kami mesti berusaha lebih dong #tutup muka-malu #haha. sembari berusaha, saya juga merajut mimpi tentang kehamilan impian #ceilaah. impian semua buibu di dunia sih kayaknya. mimpi yang seperti apakah itu, mari saya tuliskan satu-satu:

1. kehamilan yang sehat, kuat, ringan, dan mudah
2. less jackpot, less morning sickness
3. anteng alias gak rusuh (baca: bawel)
4. gak usah ngidam-ngidaman lah, dikiiit aja gak pake neko-neko
5. maunya tetep bisa naik motor biar gak perlu ngojek
6. bisa nyetir mobil buat jaga-jaga kalau gak bisa naik motor
7. hamil woles alias less baper, sensitif, drama, dan moodian
8. bisa makan minum enak apa aja *kedipincimas*
9. kelahiran yang mudah dan lancar
10. anak normal, sehat, lengkap, dan cakep (cewek cowok sama aja)
11. terlihat cantik dan menarik *ehm ngimpii bangets boleh dong ah*
12. berat badan ideal saat hamil
13. berat badan turun lagi setelah lahiran
14. asi normal dan bisa menjalankannya sesuai kaidah kesehatan
15. daaan semua yang baik-baik seperti yang semua buibu harapkan

semua impian tadi pada dasarnya adalah harapan dan doa yang setiap saat saya panjatkan. impian merupakan bagian dari doa to? tapi, dari semua itu yang paling penting sih sebenernya  semoga saya diberi siap lahir batin menghadapi berbagai kejutan pada saat kehamilan nanti. doain juga ya buibu di seluruh nusantara, semoga kebaikan juga kembali pada buibu semua. 

\\


Share
Tweet
Pin
Share
9 Comments

Interviewer : "Jadi 5 tahun yang akan datang impian kamu apa?"
Saya : "emmm............


Pernah dong kita ditanyain begitu sama orang, entah itu pas lagi seminar, ngobrol sama temen, sama bos, atau bahkan pas lagi interview kerja. Nah kali ini saya dapat pertanyaan "tidak langsung" dari Indonesian Hijab Blogger (IHB) dan Casaelana nih. Saya jadi perlu agak-agak mikir buat menjawabnya, eh siapa tau nantinya akan menjadi kenyataan yang baik.


Ah, saya jadi keinget-inget masa lalu yang sepertinya berkaitan dengan masa sekarang. Rasanya apa yang saya dapatkan sekarang ini adalah sesuatu yang sempat terbersit dalam benak dan batin saya deh *lebay*. Sebelum jawab pertanyaan, saya mau cerita tentang pengalaman per-mbatin-an ini dulu ya...

Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Tujuan jalan kami di hari kedua adalah Tokyo Disneysea seharian dan di akhiri dengan perjalanan ke Kyoto. Kata wikipedia, Tokyo DisneySea adalah taman hiburan yang berada di Tokyo Disney Resort, tepatnya di Urayasu, Prefektur Chiba,Jepang. Taman hiburan ini dibuka pada tanggal 4 September 2001. Tokyo Disnesysea memiliki 7 tema yang masing-masing mempunyai gaya yang unik dan permainan seru. Pintu masuk terletak di Mediterranean Harbor, yang menghubungkan kita dengan 6 tema lagi, yaitu : American Waterfront, Lost River Delta, Port Discovery, Mermaid Lagoon, Arabian Coast dan yang terakhir, Mysterious Island.

just two of us, yang lain ngontrak :D

Share
Tweet
Pin
Share
1 Comments

Tuhan, ajak aku mencicipi indahnya negara lain, agar aku tau dunia lebih nyata
Tuhan, ajak aku berkeliling indonesia, agar aku mengenal negaraku yang sebenarnya
Tuhan, jadikan aku orang yang pintar, agar aku tau cara meraih keinginanku
Tuhan, ajarkan aku untuk fokus, agar tujuan dan mimpiku tercapai..

\\
Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments

from : Flickr
Hip hip hura tahun baru 2014 sudah lewat, tahun baru Islam juga sudah terlewat jauh sebelum tahun 2014 dimulai. Tapi ulang tahun saya belum lewat. Jadi paling gak bisa post resolusi tepat setelah ultah 2014 saya rilis. Yeay..! Resolusi bagi saya seperti halnya rencana dengan target-target. Bisa juga diselipin impian. Kalau bahasa proyek targetnya mesti 'smart' (spesifik, measurable, attainable, reliable, and timeable). Beh.. mantep juga klo ngikutin teori barusan.

Beberapa target untuk tahun ini saya bagi dalam kelompok target pribadi, karir dan keluarga. Secara pribadi saya pengen banget tahun ini mulai nerapin work-life balance. Salah satunya dengan mengurangi pulang malem alias tenggo *uups*. Rasa-rasanya sudah 3 tahun ini saya bisa pulang tenggo cuma pas bulan Ramadhan aja deh. Bisa dibilang jarang banget liat matahari sore klo pulang. Selalu  minimalnya jam 7 malem baru keluar dari area kantor. Itupun masih mampir beli makan + makan diwarung sampai jam 8-9an. Selanjutnya saya pengen banget nambahin porsi makan sayur dan buah dibandingkan makan jankfud macem bebek bakar, nasi bebek, bebek goreng *aiih.. serba bebek* dan makanan 'njajan' lainnya. Rencana manisnya sih pulang tenggo atau kongkow2 pas wiken buat masak sayur dan lauk nabati =D. Terus, biar otak gak makin beku, tahun ini berharap bisa lebih banyak baca buku, terutama baca semua buku yang udah hampir jamuran dibeli itu. Kalau perlu dibikin semacam "12BooksChallengeOnTheYear". Tentang challenge buku ini semoga nanti bisa saya bahas risalahnya di blogpost selanjutnya sebagai bukti otentik saya ngejalanin tantagan ini sendiri. Yeaah..! Ditahun ini saya juga udah rencana melakukan perjalanan ke luar negeri untuk pertama kalinya. Ke Jepang salah satunya. Sekalian nengok mas suamih juga. Apapun yang terjadi harus, karena tiket udah kebeli. Pan rugi klo gak jadi, secara mahal bo tiketnya.

Lanjut ke resolusi karir. Untuk karir saya pengen naik pangkat dan gaji, eh maksudnya naik ilmunya dan nambah proyekan yang bisa bikin saya berkembang. Ini memang tergantung bos dan didukung sama kemauan dan kemampuan saya selama ini. Yayaya... secara kemampuan saya pikir sih masih setandaaar..! Tapi saya yakin bisa ngerjain proyekan baru ditahun ini dengan baik dan oke. Semoga. Training terkait pekerjaan mau banget, dan berharap dikasih jatah dananya. Kalaupun gak ya nanti saya sisain cuti buat training sendiri gak apa-apa kayanya. Selain itu, biar tambah pinter berkembang, saya mau dan harus les bahasa Inggris, entah itu teofl ataupun conversation. Karena dipikir-pikir saya ada bakat dan minat di bahasa asing ini, selain karena udah jadi semacam kewajiban tak tertulis sih ya punya toefl dan ngomong inggris dengan lancar. Plusnya bisa buat apply scholarship atau pertamina. ^^. Pengennya ini jadi kenyataan, gak hanya wacana seperti tahun sebelumnya, dimana saya baru placement test abis itu gak jadi les. Tadinya saya pengen nambah belajar bahasa Jepang, tapi kayanya dipending dulu nunggu si mas pulang jadi bisa les gratis sama doi. hahaah.

Terakhir  resolusi untuk keluarga, saya pengen segera kumpul lagi dong sama si mas deske. LDR-an lama-lama bosen juga, berasa jomblo aja. Bisa renovasi rumah biar layak huni itu prioritas utama, jadi kita bisa pindah dan hidup bersama dengan bahagia selamanya. Trus rencana punya anak deh, punya mobil, punya istana. Dongeng banget deh ye..!

Kayanya itu aja deh gambaran umum resolusi saya tahun 2014.  Rencana detail sekalian itung-itungannya udah saya keep di diary offline. Semoga tercapai ya.. dan kamu juga. amin.

Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Happy new year...!!! masih November sih, tepatnya tahun baru Islam. Seperti biasa tahun baru identik dengan muhasabah dan resolusi.  Yang pasti doa yang selalu terucap adalah semoga keburukan ditahun lalu terhapuskan dan memulai dengan hal-hal yang baik agar tahun berikutnya menjadi pribadi yang lebih baik.

Saya sedang tidak membahas acara tahun baru ada apa. Karena memang gak ada perayaan. Apalagi di kota perantauan dimana tinggal saja statusnya numpang :D. Saya cuma baru sadar saja beberapa hari lalu sebelum tahun baru waktu meeting departemen kok ndilalah membahas tentang 'mimpi' . Sudah banyak banget orang sukses bilang 'bermimpilah maka itu akan menjadi awal kesuksesan kita' atau 'gantungkan mimpimu setinggi langit, lalu capailah hingga dapat' atau “All our dreams can come true, if we have the courage to pursue them.” ― Walt Disney Company, dan masih banyak lagi. Waktu ditanya mimpi saya apa... emm... saya bilang kalau mimpi saya salah satunya adalah bisa ke luar negeri karena dapat penghargaan, entah itu beasiswa, penugasan kerja, atau apapun. Tapi saya lebih mengharapkan saya menang beasiswa sih, rasanya gimanaa gitu kalau dapat beasiswa ke LN. Bangga luar biasa pasti. :)

Tentang kapan waktunya mengusahakan mimpi itu terwujud, saya memang belum state. Banyak hal masih dalam pertimbangan. Dunia kerja saat ini masih membuat saya betah. Gelas saya masih setengah kosong dalam menimba ilmu disini. Intinya saya masih ingin belajar yang banyak dulu saat ini, itung-itung sambil mencari ide-ide kalau-kalau saya diproposal penelitian yang mungkin bisa saya ajukan kelak. Atau sambil belajar bahasa asing lagi. Gak lucu dong keinginan ada tapi gak dimodalin :D.

Kira-kira suatu nanti saya ingin ke beberapa tempat ini :

tempat dimana saya bisa melihat kanji disetiap arah jalan


atau tempat dimana saya menemukan molimod atom raksasa

dan juga tempat dimana saya bisa melihat menara
megah ini sambil berteduh dari hujan

boleh juga di tempat dimana saya bisa merasakan
hembusan angin di area perkebunan tulip :)


Just be aware with our words, semoga doa doa kecil saya di tahun baru ini didengar, dicatat, dan dikabulkanNya... aaamiin!!
anyone help me ? :D

semoga setiap mimpi kita adalah doa yang diijabah, dan never stop to dream, never lazy to make it really happen!


beberapa sumber foto : disini

Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Repost dari kaskus ni... kocak banget .............. ^^


Ini wajib kita pertimbangkan sebagai lelaki sejati, jiah...
temen ane pernah nanya gini : “Eh, kalo ane nikah tapi dengan gaji ane yang Cuma Rp........bisa ga ya? Cukup ga ya?
Hmmm… Maka dari pertanyaan itu dibuat survey asal, dan berikut adalah daftar pengeluaran standar bulanan setelah merit. Sekedar berbagi aja, buat temen2 yang mungkin juga mengalami "Matery after merit phobia syndhrome"..
Daftar anggaran bulanan: ------------------------------- (asumsi: di susun berdasarkan skala proritas,disusun dengan sangat2 relatif, dan berdasarkan basic needs standar menengah ke bawah).

1. Makan
Dengan asumsi sekali makan adalah Rp. 5.000. Maka makan 3x sehari, kali 2 orang (karena lagu sepiring berdua cuma berlaku pada saat pacaran aja), kali 30 hari adalah : Rp. 900.000.
*Tips : Rajin2 ke kondangan, walimahan, atau sunatan, dan bawa pulang nasi kotaknya, pasti lebih ngirit.

2. Kontrakan
Dengan asumsi masih ngontrak di rumah petak, yang punya uda botak, tapi masih galak, dan punya anjing belum jinak. Maka dana untuk kontrakan sekitar Rp. 500.000/bulan.
*Tips : Tinggallah di Pondok Mertua Indah. Niscaya 2 dana diatas gak akan pernah ada. Di pondok mertua indah, anda akan bebas makan apa aja, termasuk "makan ati"
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Older Posts

About me




introvert, simple, cats lover, photograph
writing, sharing, reading & cooking enthusiast


What I Iike

Follow Us

  • Twitter
  • Facebook
  • Instagram

Headline

Ealah, Kena Covid Juga Kan

Jika awal tahun 2020 dimulai dengan banjir air hujan, tahun 2021 kok yaa diawali dengan banjir air mata gara-gara Covid19. Sebuah awalan yan...

Categories

life in my opinion haloahza! traveling resep in my review lovelife #30harimenulis #icip2 motherhood nostalgia cerita umroh diary pregnancy Marriage cerita menyusui parenting random thought MyWeddingDay anniversary teknik industri obrolan wanita worklife

Blog Archive

  • ▼  2022 (2)
    • ▼  April 2022 (1)
      • Kemping Pertama di Hopeland Bogor
    • ►  March 2022 (1)
  • ►  2021 (10)
    • ►  November 2021 (1)
    • ►  October 2021 (1)
    • ►  August 2021 (1)
    • ►  May 2021 (1)
    • ►  April 2021 (1)
    • ►  March 2021 (2)
    • ►  January 2021 (3)
  • ►  2020 (8)
    • ►  December 2020 (1)
    • ►  May 2020 (2)
    • ►  March 2020 (2)
    • ►  February 2020 (3)
  • ►  2019 (23)
    • ►  December 2019 (1)
    • ►  November 2019 (2)
    • ►  September 2019 (2)
    • ►  August 2019 (3)
    • ►  July 2019 (1)
    • ►  June 2019 (1)
    • ►  May 2019 (2)
    • ►  April 2019 (2)
    • ►  March 2019 (1)
    • ►  February 2019 (6)
    • ►  January 2019 (2)
  • ►  2018 (37)
    • ►  December 2018 (9)
    • ►  November 2018 (8)
    • ►  October 2018 (1)
    • ►  September 2018 (2)
    • ►  August 2018 (1)
    • ►  July 2018 (1)
    • ►  June 2018 (1)
    • ►  May 2018 (7)
    • ►  April 2018 (3)
    • ►  March 2018 (1)
    • ►  February 2018 (2)
    • ►  January 2018 (1)
  • ►  2017 (8)
    • ►  December 2017 (1)
    • ►  September 2017 (2)
    • ►  February 2017 (2)
    • ►  January 2017 (3)
  • ►  2016 (65)
    • ►  December 2016 (1)
    • ►  November 2016 (1)
    • ►  October 2016 (4)
    • ►  September 2016 (7)
    • ►  August 2016 (4)
    • ►  July 2016 (3)
    • ►  June 2016 (11)
    • ►  May 2016 (5)
    • ►  April 2016 (8)
    • ►  March 2016 (7)
    • ►  February 2016 (6)
    • ►  January 2016 (8)
  • ►  2015 (26)
    • ►  December 2015 (8)
    • ►  November 2015 (1)
    • ►  October 2015 (4)
    • ►  September 2015 (2)
    • ►  August 2015 (4)
    • ►  April 2015 (3)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  January 2015 (3)
  • ►  2014 (38)
    • ►  December 2014 (2)
    • ►  October 2014 (1)
    • ►  July 2014 (1)
    • ►  June 2014 (5)
    • ►  May 2014 (6)
    • ►  April 2014 (8)
    • ►  March 2014 (4)
    • ►  February 2014 (6)
    • ►  January 2014 (5)
  • ►  2013 (26)
    • ►  December 2013 (3)
    • ►  November 2013 (2)
    • ►  October 2013 (2)
    • ►  September 2013 (4)
    • ►  August 2013 (1)
    • ►  July 2013 (1)
    • ►  June 2013 (2)
    • ►  May 2013 (4)
    • ►  April 2013 (2)
    • ►  March 2013 (2)
    • ►  February 2013 (2)
    • ►  January 2013 (1)
  • ►  2012 (13)
    • ►  December 2012 (3)
    • ►  November 2012 (7)
    • ►  October 2012 (2)
    • ►  July 2012 (1)
  • ►  2011 (1)
    • ►  January 2011 (1)
  • ►  2010 (6)
    • ►  December 2010 (5)
    • ►  April 2010 (1)
  • ►  2009 (5)
    • ►  April 2009 (2)
    • ►  February 2009 (1)
    • ►  January 2009 (2)
  • ►  2008 (33)
    • ►  December 2008 (6)
    • ►  November 2008 (2)
    • ►  September 2008 (3)
    • ►  August 2008 (3)
    • ►  June 2008 (2)
    • ►  May 2008 (2)
    • ►  April 2008 (4)
    • ►  March 2008 (2)
    • ►  February 2008 (1)
    • ►  January 2008 (8)
  • ►  2007 (38)
    • ►  December 2007 (4)
    • ►  November 2007 (1)
    • ►  October 2007 (8)
    • ►  September 2007 (12)
    • ►  August 2007 (7)
    • ►  June 2007 (1)
    • ►  May 2007 (5)
Copyright Tia Putri. Powered by Blogger.

#eatandcook

#eatandcook

#japantrip

#japantrip

Most Read

  • Life begins at 30…
    Pulang Kampung 2026
  • time capsule
    What You Are Looking For Is in the Library – Michiko Aoyama (book review)
  • La Bellezza della Semplicita
    Raga yang Tak Lagi Sama
  • mamarantau
    Merantau di Anjo, Aichi, Jepang
  • carissavitri
    “Bu, Capek. Mau Sama Ibu Aja Selamanya”
  • Gembul Kecil Penuh Debu
    Mangut Iwak Wader ❤
  • Catatan Nyempil Kalau Lagi Ada Waktu
    Matilda's 6th Birthday Celebration
  • The Sun is Getting High, We're Moving on
    Lulus Cum Laude, Penting Gak Sih?
  • it's my point of view
    SGM Eksplor bersama Indomaret Dukung Pendidikan Anak Generasi Maju di Masa Pandemi
  • Talk about family, daily life, living, and us
    On Her Wedding Day
  • / besinikel
    1000 hari pertama Yaya, ngapain aja?
  • Masrafa.com
    Memilih Suplemen Dibantu Jovee
  • rocknroll mommy
    Makin Susah Cari Blogger
  • Jerapah Keriting
    Karena Harta yang Berharga adalah Foto Sekolah..
  • Afifa Ayu's Music Box ❤
    Update: My first baby publication!
  • Alfira Fitrananda
    When I’m Sick
  • Lafamilledewijaya
    Resik V Godokan Sirih : Buat Yang Pengen Alami Dan Praktis
  • rumahduapohon
    happy 7th anniversary mr. kumis!
  • santistory
    Manajemen Kulkas dan Belanja Mingguan
  • Mengumpulkan cerita yang terserak
    On this day, 8 Years Ago..
  • let the beast in!
  • Citraningrum
Show 5 Show All

Stats

Member of

Blogger Perempuan

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates