Pages

  • Home
  • About Me
  • Halo Ahza!
  • Travel Notes

ad astra per aspera

.... then which of the favours of your Lord will ye deny?

Wahai para buibu pecinta tumblr, food container, kotak2 makan dan sebangsanya sini siniii kumpul jadi satu. Karena eh karena saya termasuk di dalam golongannya. Hahaa...



Pada dasarnya saya adalah pecinta food kontainer alias wadah-wadah makanan. Tupperware menjadi salah satunya. Yang lainnya ya merk lain. Pokoknya setiap saya main ke supermarket, ACE hardware, informa, IKEA, paling seneng dan bisa berlama-lama ya di bagian perabotan khusus kotak makan. Rasanya pengen borong semua-semuanya. Walaupun pada akhirnya cuma bisa memandang, mengelus, dan memegang2 saja. Bye-bye wadah2 lucuuu... Semoga kapan2 kita berjumpa dan berjodoh. Hehehe... Soalnya apa? Karena ada yang melirik setajam silet kalau saya sampai beli itu perabotan. Sapa lagi kalau bukan kangmas suami tercyntaah. Dia bilang gak mau nyampah di rumah, ntar rumahnya makin sempit bla bla bla.... Huft!

Meskipun sering gak dibolehin beli-beli wadah2 lucu, pak suami kadang mau loh beliin makanan atau apapun yang ada hadiah wadah makan atau tumblr. Kalau dia yang ketahuan beli barang2 berhadiah wadah2an gitu alesannya pasti: "Kan you suka wadah2an..." 

Jadi sebenernya bolehnya kalau gratis kali yaa...! Hahahaa....

--------------------

Oh iyaa, sekarang kan lagi tren food preparation tuh... Rejekinya penjual wadah-wadah banget yaa... Terus saya ikutan juga dong. Karena apa? Ya karena wadah2nya laah. Hahahhaa.... Semacam ada alesan buat beli wadah-wadah makanan. Gak harus yang mahal dan bermerk, wong jadinya malah beli wadah plastik kemasan. Itupun gak beli semua. Ada yang memanfaatkan wadah2 bekas take away dari resto/warung makan. Abisnya mau beli yang merk Calista gak jadi-jadi sih.. hehee...


 
--------------------

Ngomong-ngomong tentang Tupperware, saya punya cerita loh. Ibu saya tuh dulu jadi agen tupperware. Ibu terpincut pesona tupperware sejak pandangan pertama, kayaknya. Awalnya beli di temen, lama2 tergiur juga biar bisa dapet diskon 30%, bahkan lebih. Pikir Ibu: kalaupun gak laku tetep bisa dipake sendiri. Wkwk..tipikal emak2 yaa.. gak mo rugi, hahahaa.. 

Sejak resmi bergabung ke dalam jamaah pecinta tupperware, lemari dapur langsung full. Tiap bulan ada aja model baru. Setiap ku tanya tentang pendapatan ibu dari hasil jual tupperware selalu dijawab: "Kan udah jadi barang yang ini.. yang itu..., keuntungan gak harus dalam bentuk uang, Mba... " hahahhahaa.. baique-laah.

Tapi memang tupperware lucu-lucu sih.. terutama warnanya. Gimana gak bikin para emak2 kepincut coba? Sampai kadang-kadang bikin merem gak liat harga. Ajaib kali ah tupperware itu. 

Bertahun kemudian setelah saya kerja, ternyata saya ketulah. Saya ikutan tergiur tupperware dan bahkan sempat jualan juga, hehe. Tapi sekarang sudah off karena gak kepegang. Plus ternyata jualan tupperware itu susah kalau hanya mengandalkan harga katalog. Karena semua orang udah tahu  adanya diskon 30% itu. Apalagi makin banyak yang diskon jualnya sampai 50% bahkan lebih. Ya die lah orang2 yang baru merintis macem eike... sangat2 red to black ocean! Keruh buteek qaqaa!

Berhenti jualan bukan berarti saya berhenti menyukai (eh membeli) tuppi. Terakhir saya beli untuk keperluan MPasi Ahzo. Belinya online biar dapet lebih murah, wkwk... 

Walaupun punya beberapa tuppi, sejujurnya saya bukanlah kolektor. Saya hanya seorang pecinta yang sekedar punya aja *cih, gak modal emang* Dan juga gak se-ekstrim Ibu saya dalam hal mengingat tuppi2 yang di-punya.. Secara kalau my mommy tu yaa ingetannya tazem banget kalau berurusan dengan tupperware. Persis kayak di meme-meme itu. Pernah tengah malem pas saya ngelilir, buka hape ada 2 WA. Dari siapa? Ibuk. Ngapain? Nanyain: "Mba, kamu inget gak tupperware ibu yang ini tuh dimana ya? ketinggalan di Bekasi gak sih?" Eaaaaa....... 




Xoxo,
@tiasangputri



gambar: www.tupperware.com
Share
Tweet
Pin
Share
3 Comments
Satu hal yang saya minati di instagram adalah foto-foto kucing. Karena dengan melihatnya sungguh bisa menghibur kala hati ini sedang cenat cenut. Diantara beberapa akun bertema kucing yang saya ikuti asa satu yang unik yaitu punyanya okirakuoki. Foto-foto kucingnya beda dan boleh dibilang anti-mainstream. Karena objek fotonya bukan kucing peliharaan, melainkan kucing liar yang ditemui di jalanan. Apalagi background-nya Jepang. Makin-makin deh saya jatuh cinta. Selain lucu, kucing-kucing yang difoto itu seakan-akan sedang bercerita, ngobrol, dan bertingkah aneh-aneh. Bisa aja ya.. si pemilik akun ngambil angle-nya. Jadi pengen tiru-tiru bikin foto yang mirip deh, cuma dimana ya nemu kucing yang fotogenik. Hahaha... 

Nih saya tampilkan beberapa foto-foto si kucing yang berhasil membantu mengurai awan kelabu di hati sore ini *halah*

 cuplikan foto si kucing-kucing

 "bro, gantian dong ngliatnya!"

 HAHAHAHA

 foto hits masa kini "jumping alias mlumpat"

 Bweee.....!!!

 "apa lo liat-liat!"

 dipikir karo ngulet, bro

 "sumpah bukan gue, bukan gueeee. huhuhuhu...!"

"balapan bro, ayo cepet-cepetan"

catatan: semua foto diambil dari IG: Masayui Oki @okirakuoki


\\

Share
Tweet
Pin
Share
12 Comments

"Writing is a form of therapy; sometimes I wonder how all those who do not write, compose or paint can manage to escape the madness, melancholia, the panic and fear which is inherent in a human situation" -Graham Greene-

Selain nonton drama korea, saya punya hobi jalan-jalan ke mall, membaca dan menulis. Hobi menulis muncul terutama sejak mengenal buku diary, belasan tahun yang lalu. Ada yang inget gak jaman masih pertama kali masuk kelas SMP dan ketemu temen-temen baru dari berbagai daerah, setelah kenalan via lisan selanjutnya adalah kenalan via buku diary? Jadi hampir setiap anak terutama cewek pasti punya diary. Diary itu siap diedarkan ke temen-temen satu kelas agar saling biodata dan sedikit kesan pesan buat si pemilik. Saya termasuk yang punya diary. Sayangnya lupa sudah berapa jumlah biodata temen yang saya kumpulkan, karena diary-nya entah kemana. Yang saya inget isinya tidak hanya temen sekelas, tapi juga anak-anak kelas tetangga yang kenal baik dengan saya.

Selain diary biodata, saya suka banget nulis kisah pribadi, curhatan-curhatan sampah hati di buku diary pribadi yang ada gemboknya. Hahaha.. namanya juga curcolan, jadi rahasia dong, walaupun pernah suatu ketika ketahuan si mami dan bikin saya kena kicauan. hahaha *speechless* Secara isinya tentang cinta monyet kampret, keluh kesah dan hal-hal gak oke lainnya. Meski ada sih yang tentang cita-cita, doa, atau harapan-harapan. Yang paling cihuy adalah buku diary pribadi saya jaman SMP yang gak tau gimana ceritanya tau-tau udah ditangan pak suami dong. Mana ada foto rahasia gebetan yang saya simpen pendem bertahun-tahun lagi. *pingsan*. Untungnya yaah si pak suami ini bener-bener kindly person in the world lah. Jadinya saya gak kena marah, cuma nyindir2 iye. x_x. Sekarang diary-diary kampret jadul itu sudah saya bumi hanguskan. Terutama yang isinya bener-bener kekacauan hati #haelaah.
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Blog menurut saya gak cuma buat nulis isi hati. Atau kisah2 pribadi. Banyak hal yang bisa diungkapkan lewat blog. Seperti artikel ilmiah, berita terbaru, cerpen, puisi, tulisan ttg agama, resep makanan, komputer, dll. Mengkritisi sesuatu juga bisa dituangkan lewat media ini.

Kalo blog yang saya bikin ini sifatnya lebih ke personal. Tak bisa dipungkiri sampai saat ini isinya masih seputar diri pribadi. Hal-hal yang bersifat umum belum banyak saya tulis. Karena kadang2 saat didepan komputer, yang muncul duluan ide menulis cerita pribadi seperti tentang kampus, teman2, organisasi, dan berbagai kegiatan saya lainnya. Ada sih niatan buat nulis yang sifat keterbacaannya luas, kayak tips dsb itu, masih dalam rangka menggali ide dan bahan tulisan. Atau nulis tentang industrial engineering?? Wow... kalo ini sih... belum terpikir... terlalu banyak materinya dan nanti malah kayak home schooling... hehehe....


Saya belum berencana menulis hal-hal khusus satu bidang karena lebih senang tulisan yang beranekaragam, biar gak bosen. Tulisan apa aja yang bermanfaat, gak bersifat sara dan gak meremehkan suatu pihak. Tujuan awal buat blog kan emang buat ajang apresiasi dan ekspresi diri, menggali potensi menulis, juga refresing.

Dengan menjadi blogger, akan lebih banyak keuntungan yang didapatkan dibanding ruginya. Pikiran kita jadi berkembang untuk memunculkan ide-ide, menggali talenta menulis, bertukar pikiran dengan sesama blogger, nambah pengetahuan, dan juga nambah teman. Di kampus saya hobi nulis dan bikin blog memang belum ada. Apalagi teman2 se-angkatan. Mungkin masih belum nemu ide atau belum meluangkan waktu. Sudah saya ajak sih buat ngeblog rame2. Tapi yah itu, belum pada sempat. Kan asik kalo bisa tukeran link blog dengan teman seangkatan, seperti blog-blog yang pernah saya kunjungi.... 
Hidup menulis... dan ayo ngeblog!!

\\


Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments
Inilah beberapa alasan saya bikin blog, ada yang penting, agak penting, kurang penting bahkan mungkin gak penting.
  • Pengen aja (sebenernya ada sih inspiratornya…)
  • Belajar nulis
  • Ajang apresiasi diri (sebagai pemenuhan kebutuhan aktualisasi diri)
  • Pengen punya web sendiri, tapi sampai saat ini belum bias bikin web, makanya pake blog dulu
  • Pengen nulis hal2 yang berguna, ex: tips, kata mutiara, puisi, artikel ilmiah, dll.
  • Refreshing, apalagi klo lagi suntuk
  • Cari temen ( bias toh cari temen lewat blog? )
  • Berbagi cerita dengan yang lain
  • Mengisi waktu luang
  • Penasaran
  • Sebagai kerjaan sambilan di labkom
  • Dari pada chatting, mending blog kali ya.....
Tapi berhubung masih belajar, waktu luang yang sedikit serta fasilitas yang seadanya, blog saya masih sangat sederhana. Malah mungkin masih sangat biasa2 saja, yang penting ada kepuasan diri yang sudah terpenuhi, yaitu keinginan buat punya web (blog) dan penyaluran hobi (nulis).

\\


Share
Tweet
Pin
Share
No Comments


Ini desain pertama saya yang baru belajar. Kemaren abis diajarin corel draw sama mbak kos. Diajarain dasar2nya doang si, tapi dah lumayan to? Gak jelek2 amat lah. Hehehe. Makasih ya mbak tia. (namanya sama kayak saya ). Tapi sekarang mbak kos saya itu udah lulus. Jadi udah pulang ke kotanya di tangerang.

Oh ya, poster ini bukan hanya sekedar coba2 loh. Ini tugas dari BEM buat kasih ucapan selamat pada dekan terpilih. Kebetulan aja saya yang ditugasin sama Dirjennya. Dan sang dirjen cukup puas dengan hasil kerja saya semalaman. Tapi sayangnya gak di cetak berwarna. Maklumlah... prinsip ekonomi keluar juga. Dengan pengeluaran minimal diharapkan menghasilkan sesuatu yang maksimal. Yang penting ucapan itu kena sasaran biarpun irit makirit. Hyuuh!
Emmm karena baru belajar, poster yang saya buat ini gak pake filosofi-filosofian. Masih sekedar memadu padankan warna yang cocok  dan cantik. Yang penting jadinya gak buruk2 amat kan *maksa.com*

\\


Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Older Posts

About me




introvert, simple, cats lover, photograph
writing, sharing, reading & cooking enthusiast


What I Iike

Follow Us

  • Twitter
  • Facebook
  • Instagram

Headline

Ealah, Kena Covid Juga Kan

Jika awal tahun 2020 dimulai dengan banjir air hujan, tahun 2021 kok yaa diawali dengan banjir air mata gara-gara Covid19. Sebuah awalan yan...

Categories

life in my opinion haloahza! traveling resep in my review lovelife #30harimenulis #icip2 motherhood nostalgia cerita umroh diary pregnancy Marriage cerita menyusui parenting random thought MyWeddingDay anniversary teknik industri obrolan wanita worklife

Blog Archive

  • ▼  2022 (2)
    • ▼  April 2022 (1)
      • Kemping Pertama di Hopeland Bogor
    • ►  March 2022 (1)
  • ►  2021 (10)
    • ►  November 2021 (1)
    • ►  October 2021 (1)
    • ►  August 2021 (1)
    • ►  May 2021 (1)
    • ►  April 2021 (1)
    • ►  March 2021 (2)
    • ►  January 2021 (3)
  • ►  2020 (8)
    • ►  December 2020 (1)
    • ►  May 2020 (2)
    • ►  March 2020 (2)
    • ►  February 2020 (3)
  • ►  2019 (23)
    • ►  December 2019 (1)
    • ►  November 2019 (2)
    • ►  September 2019 (2)
    • ►  August 2019 (3)
    • ►  July 2019 (1)
    • ►  June 2019 (1)
    • ►  May 2019 (2)
    • ►  April 2019 (2)
    • ►  March 2019 (1)
    • ►  February 2019 (6)
    • ►  January 2019 (2)
  • ►  2018 (37)
    • ►  December 2018 (9)
    • ►  November 2018 (8)
    • ►  October 2018 (1)
    • ►  September 2018 (2)
    • ►  August 2018 (1)
    • ►  July 2018 (1)
    • ►  June 2018 (1)
    • ►  May 2018 (7)
    • ►  April 2018 (3)
    • ►  March 2018 (1)
    • ►  February 2018 (2)
    • ►  January 2018 (1)
  • ►  2017 (8)
    • ►  December 2017 (1)
    • ►  September 2017 (2)
    • ►  February 2017 (2)
    • ►  January 2017 (3)
  • ►  2016 (65)
    • ►  December 2016 (1)
    • ►  November 2016 (1)
    • ►  October 2016 (4)
    • ►  September 2016 (7)
    • ►  August 2016 (4)
    • ►  July 2016 (3)
    • ►  June 2016 (11)
    • ►  May 2016 (5)
    • ►  April 2016 (8)
    • ►  March 2016 (7)
    • ►  February 2016 (6)
    • ►  January 2016 (8)
  • ►  2015 (26)
    • ►  December 2015 (8)
    • ►  November 2015 (1)
    • ►  October 2015 (4)
    • ►  September 2015 (2)
    • ►  August 2015 (4)
    • ►  April 2015 (3)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  January 2015 (3)
  • ►  2014 (38)
    • ►  December 2014 (2)
    • ►  October 2014 (1)
    • ►  July 2014 (1)
    • ►  June 2014 (5)
    • ►  May 2014 (6)
    • ►  April 2014 (8)
    • ►  March 2014 (4)
    • ►  February 2014 (6)
    • ►  January 2014 (5)
  • ►  2013 (26)
    • ►  December 2013 (3)
    • ►  November 2013 (2)
    • ►  October 2013 (2)
    • ►  September 2013 (4)
    • ►  August 2013 (1)
    • ►  July 2013 (1)
    • ►  June 2013 (2)
    • ►  May 2013 (4)
    • ►  April 2013 (2)
    • ►  March 2013 (2)
    • ►  February 2013 (2)
    • ►  January 2013 (1)
  • ►  2012 (13)
    • ►  December 2012 (3)
    • ►  November 2012 (7)
    • ►  October 2012 (2)
    • ►  July 2012 (1)
  • ►  2011 (1)
    • ►  January 2011 (1)
  • ►  2010 (6)
    • ►  December 2010 (5)
    • ►  April 2010 (1)
  • ►  2009 (5)
    • ►  April 2009 (2)
    • ►  February 2009 (1)
    • ►  January 2009 (2)
  • ►  2008 (33)
    • ►  December 2008 (6)
    • ►  November 2008 (2)
    • ►  September 2008 (3)
    • ►  August 2008 (3)
    • ►  June 2008 (2)
    • ►  May 2008 (2)
    • ►  April 2008 (4)
    • ►  March 2008 (2)
    • ►  February 2008 (1)
    • ►  January 2008 (8)
  • ►  2007 (38)
    • ►  December 2007 (4)
    • ►  November 2007 (1)
    • ►  October 2007 (8)
    • ►  September 2007 (12)
    • ►  August 2007 (7)
    • ►  June 2007 (1)
    • ►  May 2007 (5)
Copyright Tia Putri. Powered by Blogger.

#eatandcook

#eatandcook

#japantrip

#japantrip

Most Read

  • Life begins at 30…
    Pulang Kampung 2026
  • time capsule
    What You Are Looking For Is in the Library – Michiko Aoyama (book review)
  • La Bellezza della Semplicita
    Raga yang Tak Lagi Sama
  • mamarantau
    Merantau di Anjo, Aichi, Jepang
  • carissavitri
    “Bu, Capek. Mau Sama Ibu Aja Selamanya”
  • Gembul Kecil Penuh Debu
    Mangut Iwak Wader ❤
  • Catatan Nyempil Kalau Lagi Ada Waktu
    Matilda's 6th Birthday Celebration
  • The Sun is Getting High, We're Moving on
    Lulus Cum Laude, Penting Gak Sih?
  • it's my point of view
    SGM Eksplor bersama Indomaret Dukung Pendidikan Anak Generasi Maju di Masa Pandemi
  • Talk about family, daily life, living, and us
    On Her Wedding Day
  • / besinikel
    1000 hari pertama Yaya, ngapain aja?
  • Masrafa.com
    Memilih Suplemen Dibantu Jovee
  • rocknroll mommy
    Makin Susah Cari Blogger
  • Jerapah Keriting
    Karena Harta yang Berharga adalah Foto Sekolah..
  • Afifa Ayu's Music Box ❤
    Update: My first baby publication!
  • Alfira Fitrananda
    When I’m Sick
  • Lafamilledewijaya
    Resik V Godokan Sirih : Buat Yang Pengen Alami Dan Praktis
  • rumahduapohon
    happy 7th anniversary mr. kumis!
  • santistory
    Manajemen Kulkas dan Belanja Mingguan
  • Mengumpulkan cerita yang terserak
    On this day, 8 Years Ago..
  • let the beast in!
  • Citraningrum
Show 5 Show All

Stats

Member of

Blogger Perempuan

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates