Pages

  • Home
  • About Me
  • Halo Ahza!
  • Travel Notes

ad astra per aspera

.... then which of the favours of your Lord will ye deny?

Rasanya ada beberapa jajanan khas kota Purworejo yang selalu pengen saya bawa ketika pergi ke suatu tempat, dan selalu pengen saya ceritakan kepada siapa saja yang belum mengenal kota ini. Sini saya kenalkan kota Purworejo, sebuah kota kecil yang letaknya di sebelah barat Provinsi Jogjakarta dan sebelah timur Kabupaten Kebumen. Meski kecil, tapi kota ini memiliki cukup banyak kekayaan, termasuk diantaranya wisata jajanannya. Yang terkenal dan melegenda diantaranya adalah 4 ini.

1. Kue Lompong
Kue ini terbuat dari beras ketan hitam, dibungkus dengan daun pisang kering yang sudah berwarna coklat (dalam bahasa jawa disebut 'klaras'). Kue lompong yang berukuran sebesar tempe satuan ini punya warna coklat tua hampir hitam, konon katanya warna hitam ini terbuat dari bakaran merang (batang padi kering). Di dalamnya berisi kacang tanah berbumbu gula jawa yang ditumbuk agak kasar seperti isi pada bakpao kacang tanah.  Kalau dimakan rasanya manis, gak terlalu keras, tapi gak lembek - sedeng lah. Nikmat saat dimakan bersama teh hangat di sore hari yang cerah sambil membaca koran. Harganya per bijinya bisa dibilang agak mahal, sekitar 2000-3000 rupiah, tapi sebanding kok dengan rasanya. Bisa dibawa ke luar kota untuk jangka waktu 3-5 hari. 

Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Haduuh neik.. setelah tahan napas waktu belajar nulis enggres di tulisan kemarin, kali ini saya pengen muntah-muntahin ide nulis masih tentang kdrama yang tetiba virusnya menyerang lagi setelah sekian lama gak kumat. ahahaha. Terakhir kali saya nonton kdrama kurang lebih 3 tahun lalu jaman masih kuliah. Dan nontonnya yaa sampai ngalahin lembur bikin skripsi bo..! Udah gitu nontonyan bareng2 temen kosan yang rame minta ampun.

Waktu itu saya bilang pengen bahas lesson learn dari kdrama. Ah.. tapi sekarang saya sedang tak sabar bercerita tentang 'bintang' kdrama yang cihuy-cihuy. Biarpun kata orang kalo cowok korea itu kurang 'laki', sebodo teing ya, kalo udah nonton yakin pasti nagihnya. Bikin nonton gak kerasa, tau-tau udah jam 3 malem.  Nah aktor-aktor yang akan saya tulis ini adalah bintang favorit berdasarkan perannya di drama love story happy ending certified by me. Bukan ke personality, ya. Secara artes kan bisa gonta ganti peran tiap waktu. Belum lagi tiap peran dimainkan dengan tampilan beda-beda, yang kadang bikin sebel di drama A doski tampil superkeren mulai dari tampilan rambut sampai cara berpakaiannya, eh pas di drama B doi ganti model rambut dan lain-lainnya dong. Ada yang jadi makin kinclong ada yang malah bikin ilfil. Puufth.. !

Tak usah berlama-lama lah, bintang kdrama yang meluluhlantakkan hati saya tampilnya... jeng jeng jeeng..!

1. Joo Ji hoon


Beh..! Ini artes ter-cool di kdrama yang pernah saya tonton. Doski main di Princess Hours1. Konsisten banget sama perannya. Benar-benar jarang menemukan adegan lucu-lucuan sama pasangannya sekadar untuk memperlihatkan kesan sayang. Setelah 'love confession' pun cara memperlihatkan romantismenya terkesan dingin walau tak sedingin di awal-awal. Bener-bener bikin hati ini meleleh cenut-cenut malahan :D. Sayangnya kehidupan asli Jo Ji Hoon tidak sesedap peran di kdrama. Doski pernah tersangkut kasus obat-obatan yang membuatnya berhenti akting dalam waktu lumayan lama. Setelah sekian periode, mas Jo mulai akting lagi. Debut kebangkitannya dimulai dari film The King, tetap ganteng, cuma saya juga kurang suka sama karakter tokoh utama yang diperankannya. Doi juga mulai main drama lagi, judulnya Five Fingers, tapi saya belum ada niatan nonton karena... doski ganti model rambut yang 'gak banget'... hiks.! Duh, semoga situ cepet dapet peran cool lagi ya biar ngalahin Lee Min Ho :D.

Share
Tweet
Pin
Share
9 Comments
picture from drama Dream High2
Watching Kdrama aka Korean Drama for some people were so interesting, even being addicted. Although many people said that kdrama was boring, monoton, and excessive - 'too much'. But for me, kdrama was just like a drug to kick out the lonely. Haha.

Kdrama had some genre, such as comedy, mystery, romantic, action, etc. But I really like the romantic one and happy ending story. Beside that, I prefer drama which is played by a good looking 'handsome' actors and pretty actrees. It's because of usualy Kdrama have more than ten episodes, and I would not spend much time just to watch sad end story. So, I would not get loss if the story ended happily. lol

Here, I wanna share some of kdrama that I have seen and I really like so much : princess hours 1, gentlemet dignity, my princess, playfull kiss, full house, heirs, and sassy girl chun hyang. All of that told about love, a bit of tears, friendship, and of course a cool 'handsome' guy. Hahaha. The handsome one with cool or romantic or funny character is more than a flavour of the story.

After spending so many time to enjoy kdramaland, I’ve come to learn a lot of important stuff that I wouldn’t have learned any other way. In fact, kdramas have a taught me a lot of valuable lessons about life, love, and especially Korean culture. Someday I will share that lesson ya.. Hihii..

Yaa.. in this article I considerate to use english, because one of my dream is I have english blog. So that I must brave to write English. Though there are many wrong in it. Then, I will appreciate if you want to correct me if i wrong. :)
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

tampilan baru Hokben
Lama rasanya tidak makan di Hokben, ketika suatu hari makan disana, eh dapat suguhan yang sangat berbeda dari biasanya. Rupanya Hokben telah melakukan perbaikan. Kesan pertama yang saya dapat sih tampilan penyajiannya lebih menarik, isi menunya lebih lengkap dengan tambahan ocha dan sup bening, walaupun harganya jadi lebih mahal. Dulu menu paling hemat bisa didapat dengan harga 12-15 ribu, sekarang dengan adanya tambahan ocha dan sup bening jadi sekitar 20ribuan. Tapi kalau gak salah denger kemarin pelayannya bilang bisa tanpa ocha dan sup, jadi harganya bisa lebih ditekan. Ngiriit.. hahha!

Melihat 'warung tetangga' dari awal berdiri sudah memberikan nilai tambah pada produknya, maka sepertinya memang sudah waktunya Hokben melakukan improvement. Apa jadinya kalau gak segera tanggap untuk melakukan perbaikan. Bisa terbuang dari pasar jualan bento, seperti beberapa produk smartphone yang mengalami hal serupa karena terlambat berbenah. Yang saya tau dan pernah makan ada dua macam produk sejenis yang cukup terkenal. Salah satunya adalah produk asli atau lisensi Jepang. Tetapi untuk harga, bagi saya Hokben tetap juara lah, karena menyediakan menu dengan harga paling murah ^^. Sedangkan produk pesaing memiliki harga rata-rata diatas 30ribu per porsinya dan tidak menyediakan paket hemat. Apalagi yang produk lisensi Jepang, sekali makan dengan menu nasi + salad + gorengan (bento) + dan ocha bisa habis hampir 50ribuan.

Share
Tweet
Pin
Share
1 Comments

Ini 'semacam' curhat colongan mungkin.. ditambah hasil mengamati sekitaran saya. Well, saya juga termasuk pelakunya sih :P yang memulai LDR kembali setelah 2 minggu nikah :). Mana LDR nya jauh banget pula, terpisah samudra dan pulau-pulau. Halah :P.

Waktu mengabarkan kalau saya mau nikah banyak yang nanya "trus lo ntr ditinggal di indo apa ikut ke jepang?". Lebih-lebih sehabis nikah, pertanyaan dan pernyataan ga berhenti sehari dua hari. Sampai sekarang saja masih banyak yang nanyain, "kok lo ga ikut ke Jepang sih? disana kan enak, bla bla bla...". Tapi banyak yang doain juga kok biar kami masing-masing kuat. Thank you *kiss*

Trus saya jawabnya apa? Saya sendiri sih ga cape ditanyain begituan. La emang saya dan suami sepakat untuk begini sebelum dan sesudah nikah. Saya malah merasa di-support dengan pertanyaan2 itu selama ini. Asal masih dalam pertanyaan wajar dan sekedar basa basi. hihii.. No heart filling kata bos saya dulu. Terus kalau ditanya perasaan gimana... ya gimana, udah terbiasa mandiri dari kecil saya mah. Dari SMP sampai kerja kayanya 50% hidup di kos2an dan jauh dari orang tua, dan sekarang jauh dari suami. Yaah.. perjuangan... ! Kalau kangen mah gak usah tanya lagi kayanya. Tiap hari juga kangen. Apalagi kalau wiken dan pas gak ada acara kemana-mana. Di kosan bengong-bengong doang kaya sapi ompong juga sering. Tapinya karena kita sekarang hidup di jaman teknologi informasi yang sudah cangggih, rasanya kangen itu gampang kok di-obati. Tinggal colok internet bisa deh video call, yaah kalau sinyal lagi sendlap sendlup minimal voice call, asal denger suara si mas ganteng di sebrang sono hati udah melayang-layang. HaHaHa.

Godaannya banyak gak selama LDR? Buat saya sih gak banyak-banyak amat, soalnya saya tipe setia anak baik loooh... cuma jeleknya saya adalah hampir tiap hari lebih memilih pulang kerja malem. Selain kerjaan masih banyak, sekalian cari keramaian. Di kos sepi bok... ! Mana kan kosan eike yang model kamar perorangan, keluar rumah langsung halaman. Selain itu mah belum ada godaan lainnya. Semoga gak ya..

Oiya satu lagi yang menguatkan, di kantor saya yang ngejalanin LDR paska merid itu ada beberapa. Dan sebagian besar masih seumuran. Kira-kira 6-9 orang lah. Jadi kalau kita lagi ngumpul sekedar makan malem bareng atau cuma intermezo di kantor seru jadinya. Cerita-becandaan aja. Apalagi pas dibumbui sama temen yang gak LDR, hahaha...! Hanya bedanya kalau temen-temen LDR-nya antarkota antar propinsi, saya udah antar negara. Beuuhh... paling 'nelangsa' sih klo wiken, yang lain pada PJKA (pulang jumat kembali ahad) tengokin anak/istri/suami saya cuma bengong sama henpon. lol.

Saya pikir dengan LDR ini semoga nantinya makin menguatkan kita, walaupun tantangannya macem-macem. Kita bukan pasangan yang 100% sempurna kok, adakalanya terjadi perbedaan pendapat, jadi bumbu cinta kata orang tua. @__@. Nah tantangannya disitu sih, disaat kita harus berdiskusi serius dan intens medianya cuma virtual, bahkan kadang cuma lewat chatting yang rentan beda pendapat karena bahasa tulis kan kadang menimbulkan mispersepsi dibanding bahasa lisan. Tapi sejauh ini, alhamdulillah bisa berjalan lancar jaya. Tipsnya dari saya buat yang mengalami trend nasib sama adalah pinter-pinter menggunakan alat komunikasi, tapi jangan lebay di socmed. Cukup menjaga komunikasi pribadi dengan pasangan. Kuat-kuatin diri, jaga komunikasi yang baik juga dengan mertua, ortu, dan saudara karena kan mereka yang paling dekat saat suami jauh. Sama apa ya.... ya mandiri itu penting, cari kegiatan positif yang membantu agar kita fokusnya ga cuma kangeeeen aja, kan ngapain kangen doang tapi kita jadi sensi, gak ngasilin apa2, dan cengeng. hihii.. Udah itu aja deh. Bukan advisor sayah.. :D

Jadi kalau masih ditanya "kapan nyusul ?", iyaa.. ini lagi diusahain cari modal buat nyusul. Tapi palingan bentar lah, tengokin si mas suami memastikan gak ada yang 'ngurusin' disana, macem artis jepun yang seksoy2 ituh.. hehehhe... 

I have died everyday | waiting for you | Darlin’ don’t be afraid
I have loved you for a thousand years

gambar diambil disini 

Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Newer Posts
Older Posts

About me




introvert, simple, cats lover, photograph
writing, sharing, reading & cooking enthusiast


What I Iike

Follow Us

  • Twitter
  • Facebook
  • Instagram

Headline

Ealah, Kena Covid Juga Kan

Jika awal tahun 2020 dimulai dengan banjir air hujan, tahun 2021 kok yaa diawali dengan banjir air mata gara-gara Covid19. Sebuah awalan yan...

Categories

life in my opinion haloahza! traveling resep in my review lovelife #30harimenulis #icip2 motherhood nostalgia cerita umroh diary pregnancy Marriage cerita menyusui parenting random thought MyWeddingDay anniversary teknik industri obrolan wanita worklife

Blog Archive

  • ▼  2022 (2)
    • ▼  April 2022 (1)
      • Kemping Pertama di Hopeland Bogor
    • ►  March 2022 (1)
  • ►  2021 (10)
    • ►  November 2021 (1)
    • ►  October 2021 (1)
    • ►  August 2021 (1)
    • ►  May 2021 (1)
    • ►  April 2021 (1)
    • ►  March 2021 (2)
    • ►  January 2021 (3)
  • ►  2020 (8)
    • ►  December 2020 (1)
    • ►  May 2020 (2)
    • ►  March 2020 (2)
    • ►  February 2020 (3)
  • ►  2019 (23)
    • ►  December 2019 (1)
    • ►  November 2019 (2)
    • ►  September 2019 (2)
    • ►  August 2019 (3)
    • ►  July 2019 (1)
    • ►  June 2019 (1)
    • ►  May 2019 (2)
    • ►  April 2019 (2)
    • ►  March 2019 (1)
    • ►  February 2019 (6)
    • ►  January 2019 (2)
  • ►  2018 (37)
    • ►  December 2018 (9)
    • ►  November 2018 (8)
    • ►  October 2018 (1)
    • ►  September 2018 (2)
    • ►  August 2018 (1)
    • ►  July 2018 (1)
    • ►  June 2018 (1)
    • ►  May 2018 (7)
    • ►  April 2018 (3)
    • ►  March 2018 (1)
    • ►  February 2018 (2)
    • ►  January 2018 (1)
  • ►  2017 (8)
    • ►  December 2017 (1)
    • ►  September 2017 (2)
    • ►  February 2017 (2)
    • ►  January 2017 (3)
  • ►  2016 (65)
    • ►  December 2016 (1)
    • ►  November 2016 (1)
    • ►  October 2016 (4)
    • ►  September 2016 (7)
    • ►  August 2016 (4)
    • ►  July 2016 (3)
    • ►  June 2016 (11)
    • ►  May 2016 (5)
    • ►  April 2016 (8)
    • ►  March 2016 (7)
    • ►  February 2016 (6)
    • ►  January 2016 (8)
  • ►  2015 (26)
    • ►  December 2015 (8)
    • ►  November 2015 (1)
    • ►  October 2015 (4)
    • ►  September 2015 (2)
    • ►  August 2015 (4)
    • ►  April 2015 (3)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  January 2015 (3)
  • ►  2014 (38)
    • ►  December 2014 (2)
    • ►  October 2014 (1)
    • ►  July 2014 (1)
    • ►  June 2014 (5)
    • ►  May 2014 (6)
    • ►  April 2014 (8)
    • ►  March 2014 (4)
    • ►  February 2014 (6)
    • ►  January 2014 (5)
  • ►  2013 (26)
    • ►  December 2013 (3)
    • ►  November 2013 (2)
    • ►  October 2013 (2)
    • ►  September 2013 (4)
    • ►  August 2013 (1)
    • ►  July 2013 (1)
    • ►  June 2013 (2)
    • ►  May 2013 (4)
    • ►  April 2013 (2)
    • ►  March 2013 (2)
    • ►  February 2013 (2)
    • ►  January 2013 (1)
  • ►  2012 (13)
    • ►  December 2012 (3)
    • ►  November 2012 (7)
    • ►  October 2012 (2)
    • ►  July 2012 (1)
  • ►  2011 (1)
    • ►  January 2011 (1)
  • ►  2010 (6)
    • ►  December 2010 (5)
    • ►  April 2010 (1)
  • ►  2009 (5)
    • ►  April 2009 (2)
    • ►  February 2009 (1)
    • ►  January 2009 (2)
  • ►  2008 (33)
    • ►  December 2008 (6)
    • ►  November 2008 (2)
    • ►  September 2008 (3)
    • ►  August 2008 (3)
    • ►  June 2008 (2)
    • ►  May 2008 (2)
    • ►  April 2008 (4)
    • ►  March 2008 (2)
    • ►  February 2008 (1)
    • ►  January 2008 (8)
  • ►  2007 (38)
    • ►  December 2007 (4)
    • ►  November 2007 (1)
    • ►  October 2007 (8)
    • ►  September 2007 (12)
    • ►  August 2007 (7)
    • ►  June 2007 (1)
    • ►  May 2007 (5)
Copyright Tia Putri. Powered by Blogger.

#eatandcook

#eatandcook

#japantrip

#japantrip

Most Read

  • Life begins at 30…
    Pulang Kampung 2026
  • time capsule
    What You Are Looking For Is in the Library – Michiko Aoyama (book review)
  • La Bellezza della Semplicita
    Raga yang Tak Lagi Sama
  • mamarantau
    Merantau di Anjo, Aichi, Jepang
  • carissavitri
    “Bu, Capek. Mau Sama Ibu Aja Selamanya”
  • Gembul Kecil Penuh Debu
    Mangut Iwak Wader ❤
  • Catatan Nyempil Kalau Lagi Ada Waktu
    Matilda's 6th Birthday Celebration
  • The Sun is Getting High, We're Moving on
    Lulus Cum Laude, Penting Gak Sih?
  • it's my point of view
    SGM Eksplor bersama Indomaret Dukung Pendidikan Anak Generasi Maju di Masa Pandemi
  • Talk about family, daily life, living, and us
    On Her Wedding Day
  • / besinikel
    1000 hari pertama Yaya, ngapain aja?
  • Masrafa.com
    Memilih Suplemen Dibantu Jovee
  • rocknroll mommy
    Makin Susah Cari Blogger
  • Jerapah Keriting
    Karena Harta yang Berharga adalah Foto Sekolah..
  • Afifa Ayu's Music Box ❤
    Update: My first baby publication!
  • Alfira Fitrananda
    When I’m Sick
  • Lafamilledewijaya
    Resik V Godokan Sirih : Buat Yang Pengen Alami Dan Praktis
  • rumahduapohon
    happy 7th anniversary mr. kumis!
  • santistory
    Manajemen Kulkas dan Belanja Mingguan
  • Mengumpulkan cerita yang terserak
    On this day, 8 Years Ago..
  • let the beast in!
  • Citraningrum
Show 5 Show All

Stats

Member of

Blogger Perempuan

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates